Polisi Diberondong Anak Panah oleh Pria yang Gagal Lulus CPNS

Sabtu, 01 Agustus 2020 – 19:02 WIB

Paulus Waterpauw (Foto:Istimewa)

Paulus Waterpauw (Foto:Istimewa)

YALIMO, REQNews – Seorang pemuda di Kabupaten Yalimo, Papua diamankan karena menyerang sejumlah anggota Polisi menggunakan panah. Akibatnya, tiga anggota polisi mengalami luka akibat terkena anak panah.

Kejadian itu terjadi pada Kamis, 30 Juli 2020. Diduga pria itu kecewa karena gagal dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Iya benar ada penyerangan di Pos Mapolres Yalimo kemudian Pos BKO Brimob,“ kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Paulus mengatakan pelaku berinisial ZW, dugaan sementara pelaku marah dan kecewa dari hasil pengumuman CPNS.

Akibat penyerangan itu, kata Kapolda, satu Anggota Polres Yalimo atas nama Bripka Gotlieft Yarosetouw terkena panah di bagian dada kiri, sementara anggota lainnya atas nama Ipda L Warinusa terkena panah di lutut sebelah kanan.

“Ada tiga korban, yang satu kondisinya dalam keadaan baik-baik saja, sementara untuk dua personel mengalami luka akibat dipanah pada bagian lutut sebelah kanan dan satu lagi terkena di dada sebelah kiri," katanya.

Mantan Kapolda Sumatera Utara itu melanjutkan, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas ke pelaku karena aksinya sudah membahayakan anggota.

“Nyawa pelaku tidak dapat tertolong usai dilumpuhkan oleh petugas di lapangan karena berusaha menyerang, padahal sudah mendapatkan peringatan,” kata dia.

Sementara itu, personel yang terluka masih dirawat di RSUD dan akan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura.

“Rencananya korban akan dievakuasi dari Yalimo ke Jayapura hari ini menggunakan pesawat,” katanya.