Delapan Prajurit Hilang di Laut saat Latihan Perang

Sabtu, 01 Agustus 2020 – 21:02 WIB

Pasukan As latihan di laut (Foto:Istimewa)

Pasukan As latihan di laut (Foto:Istimewa)

WASHINGTON, REQNews - Sebuah pencarian laut dan udara besar-besaran sedang berlangsung pada Jumat 31 Juli 2020 terhadap delapan parjurit Marinir Amerika Serikat (AS) yang hilang di lepas pantai California Selatan, setelah kecelakaan latihan pada Kamis, 30 Juli 2020.

Mengutip Reuters, Korps Marinir AS dalam sebuah pernyataan Jumat, 31 Juli 2020 menyebutkan, kecelakaan dalam latihan militer tersebut juga mengakibatkan satu anggota Marinir tewas dan dua lainnya terluka.

Sebanyak 15 anggota Marinir dan 1 pelaut Angkatan Laut (AL) AS sedang menaiki kendaraan amfibi serangan yang mulai kemasukan air sekitar pukul 5:45 sore waktu setempat pada Kamis, 30 Juli 2020, menurut pernyataan itu.

Satu anggota Marinir AS meninggal di Rumah sakit Scripps Memorial La Jolla, dan dua lainnya dibawa ke rumah sakit. Satu di antaranya dalam kondisi kritis dan satu lainnya dalam kondisi stabil, sebut Korps Marinir AS.

Sebuah kapal perusak AL dan kapal cutter Coast Guard AS mencari di laut. Sementara tiga helikopter AL dan helikopter Coast Guard AS melakukan pencarian melalui udara. Beberapa kapal kecil AL ikut mencari.

Semua anggota yang berlatih berasal dari Unit Ekspedisi Marinir ke-15, yang berbasis di Camp Pendleton. Ini merupakan pangkalan Marinir terbesar di Pantai Barat Amerika Serikat, antara Orange dan San Diego.

Marinir AS sering berlatih serangan pantai menggunakan kendaraan angkut pasukan amfibi. Insiden itu terjadi selama apa yang Korps Marinir AS sebut sebagai latihan rutin di dekat Pulau San Clemente.

"Kami sangat sedih dengan kejadian tragis ini. Saya meminta Anda berdoa untuk anggota Marinir, pelaut, dan keluarga mereka saat kami melanjutkan pencarian," kata Kolonel Christopher Bronzi, Komandan Unit Ekspedisi Marinir ke-15, di Twitter.