Penghina Ahok Tidak Dipenjara, Ini Kata Polisi

Minggu, 02 Agustus 2020 – 05:02 WIB

Basuki Tjahaja Purnam (Foto:Istimewa)

Basuki Tjahaja Purnam (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Pelaku pencemaran nama baik Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yakni KS dan EJ telah ditangkap. Namun polisi tidak melakukan penahanan terhadap keduanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, saat ini pelaku disangkakan dengan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 tentang Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Dengan ancaman hukuman 4 tahun Penjara.

"Karena ancaman di bawah dari lima tahun, Jadi kita tidak lakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Namun, kata Yusri, kasus yang dilakukan kedua tersangka itu masih tetap berjalan. Keduanya dikenakan Wajib Lapor selama masih sambil menunggu pemberkasan kasus Penghinaan tersebut.

"Jadi kita tidak lakukan penahanan. Tapi kasus tetap berjalan yang bersangkutan hanya dikenakan Wajib Lapor sambil menunggu nanti pemberkasan," ucapnya.

Sebelumnya, Ahok melaporkan kasus pencemaran nama baik yang dialalminya pada jejaring media sosial. Ia melaporkan kasus tersebut melalui kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ pada 17 Mei 2020 lalu.

Penghinaan itu berupa tulisan dan gambar yang dikirimkan oleh pelaku melalui instagram resmi Ahok beberapa waktu lalu. Namun, Ramzy sendiri tidak dapat menjelaskan apa kalimat Penghinaan yang terima oleh Ahok.