Tak Terima Ibu Dianiaya dan Adik Diperkosa, Pemuda Ini Bunuh Ayah Tiri

Minggu, 02 Agustus 2020 – 07:04 WIB

ilustrasi pembunuhan (Foto:Istimewa)

ilustrasi pembunuhan (Foto:Istimewa)

SUMSEL, REQNews - Kesal dengan kelakuan ayah tirinya, pria berusia 18 tahun nekat menghabisi pria itu yang telah menganiaya ibunya dan telah dua kali memperkosa adik perempuannya.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas, pada Kamis, 30 Juli 2020.

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan Iptu M Romi mengungkapkan, pelaku pembunuhan berinisial JEF (18).

"Pelaku sudah berhasil diamankan dan saat diinterogasi, ia mengakui telah membunuh korban dengan cara menusuk dada korban dengan menggunakan sebilah pisau,” kata Romi, Minggu, 1 Agustus 2020.

Romi menJelaskan peristiwa berdarah ini bermula pada Kamis, 30 Juli 2020 sekitar pukul 13.00 Wib. Saat itu Suryani (48) bersama anaknya JEF dan salah seorang kerabatnya hendak ke Polsek Muara Lakitan.

Tujuannya untuk melapor, bahwa Suryani sering dianiaya oleh suaminya, yaitu Johan Saputra.

Tak hanya itu, Suryani juga hendak melapor bahwa anak perempuannya (adik kandung tersangka/pelaku JEF), diduga sudah pernah diperkosa sebanyak dua kali oleh korban. Peristiwa pemerkosaan ini terjadi di rumah mereka.

Namun belum sampai di Polsek, Suryani bersama anaknya JEF dan salah seorang kerabatnya, dicegat di tengah jalan oleh korban

Sehingga terjadilah keributan antara Johan dengan anak tirinya JEF, tepatnya di depan warung salah seorang warga di Desa Prabumulih II, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas.

Saat keributan itu, tiba-tiba JEF yang emosi dan kesal kemudian menikam bagian dada korban yang merupakan ayah tirinya tersebut dengan sebilah pisau sebanyak satu kali.

Dalam kondisi terluka, Johan kemudian berlari ke arah belakang rumah salah seorang warga setempat.

Melihat korban lari, JEF kemudian mengejar dan kembali menikam kaki kiri korban sebanyak dua kali. Akibatnya, korban tewas di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, JEF langsung melarikan diri. Kemudian tim melakukan pengejaran dan melakukan pendekatan terhadap keluarga tersangka. Pelaku berhasil diamankan pada Jumat, 31 Juli 2020 sekitar pukul 03.30 WIB.