Apakah Motor Juga Kena Ganjil Genap Jakarta?

Minggu, 02 Agustus 2020 – 13:31 WIB

Ilustrasi ganjil-genap di Jakarta

Ilustrasi ganjil-genap di Jakarta

JAKARTA, REQnews - Mulai Senin 3 Agustus 2020, aturan ganjil genap akan kembali berlaku untuk kendaraan bemotor di DKI Jakarta, setelah sempat dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan ganjil genap ini, karena volume kendaraan mulai terpantau mengalami peningkatan sejak diberlakukannya PSBB transisi.

"Kita dalam masa PSBB transisi dalam pengaturan di hulunya itu kantor tetap diminta WFH 50 persen dan 50 persen bekerja di kantor itu pun pembagiannya 2 shift minimal. Namun dalam hasil evaluasi kami, ternyata volume lalu lintas pada beberapa titik pemantauan boleh dibilang sudah melampaui kondisi normal seperti contoh di Cipete," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Apakah sepeda motor kali ini juga akan terkena imbas dari pemberlakuan kembali ganjil genap?

Merujuk Pergub Nomor 88 Tahun 2019, ada 13 jenis kendaraan yang dikecualikan dalam penerpaan ganjil genap di DKI Jakarta. Berikut rinciannya:

1. Kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas
2. Ambulans
3. Pemadam kebakaran
4. Angkutan umum pelat kuning
5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik
6. Sepeda motor
7. Kendaraan angkutan barang khusus bahan bakar minyak dan bahan bakar gas
8. Kendaraan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia
9. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas/warna dasar merah, TNI da Polri
10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara
11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
12. Kendaraan pengangkut uang Bank Indonesia, Antar Bank, Pengisian ATM) dengan pengawasan dari Polri.
13. Kendaraan untuk kepentingan tertentu dengan pengawalan dan/atau sesuai asas diskresi petugas Polri.