12 Tahun Ngaku TNI, Muslianto Tipu Jenderal Andika Perkasa dan Moeldoko

Minggu, 02 Agustus 2020 – 19:30 WIB

12 Ngaku TNI, Muslianto Tipu Jenderal Andika Perkasa dan Moeldoko

12 Ngaku TNI, Muslianto Tipu Jenderal Andika Perkasa dan Moeldoko

JAKARTA, REQnews - Aksi Muslianto yang mengaku sebagai anggota TNI tampaknya sudah bikin malu KSAD Jenderal Andika Perkasa hingga Jenderal Purn Moeldoko. Pasalnya, warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor ternyata sudah 12 tahun menjadi anggota TNI gadungan.

Kini, pria berusia 50 tahun ini dijebloskan ke sel tahanan Polrestabes Medan. Dalam menjalankan aksinya, Muslianto mengaku berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu). 

Ia juga melengkapi dirinya dengan sepucuk airsoft gun, sebilah pisau dengan ukuran 30 centimeter, sebuah KTP palsu, SIM palsu, KK palsu. Dalam kasus ini, lolisi mengamankan empat potong baju dinas TNI, dua potong kaos TNI, dan sepasang sepatu PDL hitam, dan sebuah baret TNI.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan, pelaku dijerat tindak pidana membawa, menyimpan, dan menyimpan senjata tajam atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akte autentik.

“Pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat No 12 Tahun 1951 dan atau 266 ayat (1) KUHP," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing saat dikonfirmasi pada Sabtu 1 Agustus 2020.

"Ini bisa terbongkar karena ada pemeriksaan Team Gabungan Kodim 0201 BS dan Satreskrim Polrestabes," kata dia lagi.

Muslianto pun menggunakan identitas sebagai prajurit TNI AD selama 12 tahun terakhir. Kedoknya terbongkar setelah seorang Babinsa mencurigai gerak-gerik Muslianto.

"Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar menyampaikan pengungkapan pemalsuan identitas TNI AD ini bermula dari kecurigaan Babinsa Koramil 0201-05/Medan Baru, Serka H Purba," kata dia. 

Kronologis penangkapan tentara gadungan tersebut terjadi pada Kamis 30 Juli lali sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Saat itu, tersangka Muslianto sedang dalam perjalanan hendak ke Jalan Binja.

Di tengah jalan, Muslianto yang mengenakan seragam TNI, diberhentikan oleh Serka Hotman Purba.

Hotman Purba mengajak Muslianto ke Koramil 05/MB dan dan dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dalam pemeriksaan, pelaku kedapatan membawa senjata jenis airsoft gun.

Bukan hanya itu, ternyata KTP, SIM serta KK pelaku juga sudah dipalsukan. Hotman Purba kemudian membawa pelaku ke Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka mengaku sebagai anggota TNI dengan maksud untuk gagahan dan agar disegani orang," kata dia.