Sering Bikin Onar, Polisi Ringkus 14 Anggota Geng Motor 'Muke Muke'

Rabu, 05 Agustus 2020 – 19:33 WIB

ilustrasi geng motor (Foto:Istimewa)

ilustrasi geng motor (Foto:Istimewa)

CENGKARENG, REQNews - Pelaku Begal yang juga anggota geng motor bernama Make Muke (Maju Kena Mundur Kena) diringkus Polsek Cengkareng. Gang motor ini kerap membuat onar dan sangat meresahkan warga.

Penangkapan dilakukan penangkapan kepada 14 anggota geng tersebut di Jl. Kapuk Raya Kel. Cengkareng Kec. Cengkareng Jakarta Barat pada Rabu, 5 Agustus 2020.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri menerangkan, awalnya empat orang pelaku bernama Indra Wahyudi, Dwi, Jaelani dan Fahrurozi serta belasan temannya berkumpul sambil meminum-minuman keras.

Setelah itu, para pelaku berkeliling mencari musuh untuk diajak tawuran. Musuh yang dipilihnya pun secara random siapa saja yang ditemui akan diserang.

Namun, saat berkeliling kelompok pelaku menemukan seorang korban bernama Fajar mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dihadang oleh empat orang pelaku.

"Keempat orang ini memaksa korban untuk serahkan sepeda motornya dengan ancam menggunakan senjata tajam," ucap dia Rabu, 5 Agustus 2020.

Selanjutnya, ketika sepeda motor mau dibawa pelaku, korban berteriak 'Begal' dan pelaku yang panik turun dari sepeda motornya. Kemudian, para pelaku melakukan penyerangan.

Tapi korban bernama Fajar sempat terkena bacokan oleh pelaku hingga menjalani perawatan medis.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan, dari hasil interograsi ternyata geng motor ini gabungan dengan geng Tabaci. Di mana kelompok ini terdiri dari pemuda Kalideres, Srengseng, Jembatan Gantung, Bojong dan Kapuk.

"Gang ini beraksi setiap malam Minggu atau pas malam liburan didahului dengan mencari lawan melalui medsos IG dan FB sekitsr pukul 03.00 WIB," tegas Anton.

Dari hasil penangkapan empat orang itu, pihaknya mengembangkan dan kembali tangkap sembilan orang lainnya bernama Idham, Sofyan, Gilang, Fikri, Maulana, Rendi, Heru, Rizki dan Gunadi di lokasi terpisah.

Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman kurungan penjara selama 7 tahun penjara.