Dituduh Terlibat Ledakan di Beirut, Ini Kata Pemimpin Hizbullah

Sabtu, 08 Agustus 2020 – 10:32 WIB

Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah (Foto:Istimewa)

Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah (Foto:Istimewa)

BEIRUT, REQNews - Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, mengeluarkan pernyataan terkait tudingan terhadap kelompoknya sebagai dalang ledakan besar di Beirut. Dia balik menuduh bahwa ada pihak yang berusaha menyudutkan Hizbullah.

Sejumlah spekulasi bermunculan setelah Beirut diguncang ledakan dahsyat yang menewaskan 150 orang dan melukai lebih dari 5.000 orang, salah satunya menyebut bahan kimia amonuium nitrat seberat 2.750 ton sebagai milik milisi Hizbullah yang didukung Iran.

Dalam pernyataan sikapnya, Sayyed mengatakan ledakan besar di Beirut, Lebanon, Selasa, 4 Agustus 2020 kemarin, sebagai sebuah insiden pengecualian. Dia menegaskan Hizbullah yang dia pimpin tidak terlibat dalam keberadaan bahan kimia amonium nitrat di gudang Pelabuhan Beirut maupun pemicu ledakan.

"Mereka mengeluarkan pernyataan tanpa bukti. Mereka ingin mengatakan pada rakyat Beirut bahwa Hizbullah yang menghancurkan rumah-rumah dan membunuh anak-anak mereka," kata Sayyed dikutip dari Strait Times, Sabtu, 8 Agustus 2020.

"Saya benar-benar membantah adanya serangan misil atau material yang berada di gudang pelabuhan milik kami," ujarnya.

Nasrallah tidak balik menyinggung pihak-pihak yang berusaha menyudutkan Hizbullah dan Iran atas terjadinya ledakan di Beirut. Dia berharap agar seluruh rakyat Lebanon bangkit bersama melewati bencana ini dengan kesabaran dan stabilitas.

Pemerintah Lebanon telah memulai proses investigasi untuk mencari penyebab dan orang yang bertanggung jawab atas ledakan besar tersebut. Sejauh ini, polisi baru memintai keterangan dari kapten kapal yang mengangkut bahan kimia itu.

Sebagai informasi, bahan kimia pembuat peledak amonium nitrat sebesar 2.750 ton sudah berada di gudang Pelabuhan Beirut sejak 2013. Selama hampir tujuh tahun, otoritas berwenang sudah berulang kali menekankan agar bahan berhaya tersebut segera dipindahkan.