Awas! Penembakan Misterius Hantui Warga Tangerang, Ada Korban Tertembus Peluru

Minggu, 09 Agustus 2020 – 10:30 WIB

Waspada Aksi Penembakan Misterius di Tangerang, Dada Mahasiswa Tembus Peluru Mimis

Waspada Aksi Penembakan Misterius di Tangerang, Dada Mahasiswa Tembus Peluru Mimis

JAKARTA, REQnews - Warga Tangerang Raya kini dihantui dengan aksi teror penembakan misterius alias petrus. Sebabnya, selama 3 pekan ini sudah ada 7 kasus di 7 lokasi berbeda di wilayah Tangerang Selatan hingga Kabupaten Tangerang, Banten.

Menurut Polres Tangerang Selatan, para korban rata-rata tertembak peluru mimis saat melintas di jalan raya. Bahkan salah satu korban di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan tertembak peluru mimis di bagian dadanya.

Pihak kepolisian menyebutkan, teror penembakan misterius ini terjadi setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari selama 3 pekan terakhir. "Jadi setiap malam Minggu selama 3 pekan terakhir ini, ada beberapa korban yang melapor, 7 korban lapor ke Polres-Polsek bahwa ditembak dengan menggunakan peluru mimis," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan kepada wartawan, Minggu 9 Agustus 2020.

Menurut korban yang tertembak di salah satu TKP di depan WTC Serpong, dadanya tiba-tiba merasa perih. "Setelah dicek ternyata begitu diperiksa tertembus peluru mimis," kata Iman.

Kasus ini dilaporkan ke Polsek setempat dan Polres Tangerang Selatan. Berdasarkan data yang dihimpun Polres Tangerang Selatan, penembakan misterius itu terjadi di 3 wilayah Serpong, Tangerang Selatan, 1 kali di Jembatan Debris, Cisauk, Kabupaten Tangerang, 2 kali di wilayah Pagedangan dan 1 kali di wilayah Kelapa Gading, Kabupaten Tangerang.

Ketujuh wilayah tersebut berada di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Polisi masih mencari pelaku dan mengusut motif dalam kejadian ini. "Kita sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan pelaku atau motif dan mengungkap peristiwa ini," katanya.


Salah satu korban penembakan misterius ini adalah seorang mahasiswa. "Jadi memang ada beberapa korban, salah satunya juga tercatat sebagai mahasiswa," kata Iman.