Digugat dengan Jumlah Fantastis, Muannas Malah Ngeyel

Senin, 10 Agustus 2020 – 11:02 WIB

CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid

CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid

JAKARTA, REQnews - CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid mengatakan, gugatan dengan jumlah fantastis yang diajukan oleh Hadi Pranoto, terhadap dirinya tak memiliki dasar hukum.

Muannas menganggap gugatan itu pengalihan isu belaka. Dirinya malah menuding Hadi Pranoto mencari perhatian publik. Sebab, menurutnya Hadi melakukan kebohongan publik karena mengklaim memiliki obat penyembuh virus Corona.

"Pengalihan isu aja lah. Pertama, bahwa (gugatan Rp 150 triliun) itu tidak ada dasar hukum. Coba rincikan, saya menimbulkan kerugian pada sampai angka itu, bagaimana cara dia membuktikan," katanya, Minggu, 9 Agustus 2020.

"Kalau mempermalukan itu, menuntut orang tanpa dasar Rp 145 triliun, itu mempermalukan. Dia (Hadi Pranoto) bukan profesor, ngaku profesor. Bukan dokter, ngaku dokter, bukan ahli mikrobiologi, ngaku ahli mikrobiologi, gitu lho, ya kan. Mempermalukan itu, bukan saya," tambah Muannas.

Sebelumnya, Hadi Pranoto mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum dan ganti kerugian ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Hadi menuntut Muannas Alaidid senilai Rp 150 triliun.

Hadi selaku penggugat merasa telah dirugikan secara langsung dan tidak langsung berupa materil dan immateril. Gugatan itu didaftarkan oleh kuasa hukum Hadi Pranoto, Tonin Tachta, pada hari Minggu, 9 Agustus 2020.

Tonin sudah mengajukan berkas permohonan gugatan dan melakukan pembayaran tetapi belum mendapatkan penomoran dari PN Jakbar. "Sudah diajukan, tinggal dapat nomor dari PN Jakbar," kata Tonin saat dimintai konfirmasi.