Kompolnas Soroti Aktor Utama Kasus Pemalsuan Label SNI, Siapa?

Kamis, 13 Agustus 2020 – 14:02 WIB

Gedung Kompolnas (Foto:Istimewa)

Gedung Kompolnas (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews -Kasus dugaan pemalsuan label Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berpotensi merugikan negara senilai Rp 2,7 trilun menjadi sorotan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Polisi diharapkan terus menindaklanjutinya kasus tersebut.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menyatakan bahwa kasus tersebut seharusnya menjadi perhatian penting pihak kepolisian.

"Pada prinsipnya semua laporan kepada polisi harus ditindaklanjuti," ujar Poengky, Rabu, 12 Agustus 2020.

Kasus pemalsuan label SNI produk besi siku dilaporkan pada Juni 2020 dan pihak kepolisian pun telah menetapkan satu orang tersangka.Namun, aktor atau pelaku utamanya diduga hingga saat ini masih berkeliaran bebas.

Poengky berharap penyidik dapat segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pemalsuan label SNI ini tanpa pandang bulu.

"Karena kasus ini melibatkan komplotan, maka diharapkan penyidik dapat segera menangkap main perpetrator-nya (pelaku utama). Jangan sampai melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan melakukan kejahatan lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mempertanyakan sikap kepolisian yang dinilai tidak transparan menangani kasus pemalsuan label SNI dalam produk besi siku.

Menurut Neta, kasus ini perlu mendapat perhatian serius karena praktik pemalsuan ini berpotensi merugikan negara sebesar Rp2,7 triliun serta merugikan kepentingan masyarakat luas.