Mapolresta Didatangi Ulama dan Kiai NU se-Solo Raya, Ini yang Mereka Pinta

Kamis, 13 Agustus 2020 – 18:32 WIB

Ulama dan kiai NU se-Solo Raya (Foto:Istimewa)

Ulama dan kiai NU se-Solo Raya (Foto:Istimewa)

SOLO, REQNews - Mapolresta Surakarta didatangi sejumlah ulama dan kiai NU se-Solo Raya pada Kamis, 13 Agustus 2020. Mereka memberikan dukungan kepada para penegak hukum untuk menindak tegas kepada para pelaku anarkis

Seperti diketahui sejumlah orang melakukan pemukulan di acara Midodareni, di Kampung Mertodranan, Solo, Sabtu, 8 Agustus 2020 lalu.

"Saya Rais Syuriah PC NU Sukoharjo Abdullah Faesal, mewakili seluruh ulama dan pengurus cabang beserta pengasuh ponpes se Solo Raya, menyatakan resah dengan tindakan yang terjadi di wilayah Mertodranan. Kami mengecam tindakan brutal, pengeroyokan, anarkis, premanisme yang mengatasnamakan agama," ujarnya, Kamis, 13 Agustus 2020.

Ia menilai, tindakan tersebut menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan syariat agama Islam. Nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil alamin, kata dia, harus diejawantahkan, diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Bukan untuk menakut-nakuti orang lain.

"Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektual dibalik kerusuhan tersebut dengan seberat-beratnya," tandasnya.

Kapolresta Surakarta, Kombes Ade Safri Simanjutak mengatakan dukungan yang diberikan tersebut akan dijadikan motivasi bagi seluruh aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku aksi intoleran di Solo.

"Kedepan kita berharap Polri bersama semua unsur bisa bergandengan tangan menciptakan iklim yang kondusif," katanya.