Ini Susunan Acara Sidang Tahunan MPR dan Pidato Jokowi Menyambut HUT RI

Jumat, 14 Agustus 2020 – 05:01 WIB

Persiapan Sidang Tahunan MPR 2020

Persiapan Sidang Tahunan MPR 2020

JAKARTA, REQnews - Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Sidang Bersama DPR-DPR dan Pidato Kenegaraan Presiden menyambut HUT RI ke-75 akan dilaksanakan pada Jumat 14 Agustus 2020.

Kegiatan kenegaraan ini akan digelar di Ruang Sidang Paripurna Gedung MPR.DPR RI, Senayan, Jakarta. Dipastikan hadir dalam sidang, yakni Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD La Nyalla Mattaliti.

Dijelaskan Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, acara akan dimulai pukul 08.58-09.00 WIB, yaitu saat Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, DPR dan DPD memasuki ruang sidang.

Setelah semua memasuki ruang sidang, tepat pukul 09.00-09.05 WIB, semua yang ada di Ruang Sidang Paripurna menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Lalu tepat pukul 09.05 hingga 09.08 WIB, Ketua MPR memimpin jalannya Mengheningkan Cipta,” ujar Siti Fauziah dalam siaran persnya, Kamis 13 Agustus 2020.

Susunan acara selanjutnya adalah Pembukaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2020 sekaligus Pidato Pengantar Sidang Tahunan MPR Tahun 2020 oleh Ketua MPR. Waktunya adalah 09.08–09.28 WIB

Selepas pengantar Sidang Tahunan MPR, tepatnya pukul 09.28-09.48 WIB dilanjutkan dengan Pidato Pengantar Sidang Bersama DPR dan DPD oleh Ketua DPR.

 Usai Ketua DPR memberi pangantar, pada pukul 09.48 hingga 10.48 WIB, sidang dilanjutkan dengan Pidato Presiden dalam Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato HUT Kemerdekaan  RI ke-75.

Usai pidato Presiden, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal pukul 10.48-10.54 WIB.

Selepas doa, sidang ditutup oleh Ketua DPR pada pukul 10.54–10.59 WIB. Sebelum meninggalkan ruang sidang seluruh peserta menyanyikan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya pada pukul 10.59–11.04 WIB.

“Setelah itu Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, dan Ketua DPD meninggalkan Ruang Sidang Paripurna,” ujarnya.