Gedung Kejagung Ternyata Belum Terdaftar Sebagai Cagar Budaya

Senin, 24 Agustus 2020 – 15:30 WIB

Penampakan gedung Kejagung pasca kebakaran

Penampakan gedung Kejagung pasca kebakaran

JAKARTA, REQnews - Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang mengalami kebakaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2020, ternyata belum terdaftar di SK Gubernur No 475 Tahun 1993 tentang Penetapan Bangunan Cagar Budaya.

Kendati demikian, Kepala Bidang Perlindungan Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Norviadi Setio Husodo, menyatakan Gedung Kejagung RI tersebut tetap diperlakukan sebagai bangunan cagar budaya. Sebab, gedung yang dibangun sekitar 1960-an tersebut berada di kawasan pemugaran dan sudah masuk dalam kriteria cagar budaya.

"Karena berada di kawasan cagar budaya, kawasan pemugaran Kebayoran Baru, gedung itu diperlakukan sama bangunan tua atau heritage lah. Jadi betul juga kalau Pak Jaksa Agung menyatakan bahwa itu bangunan tua," kata Norviadi, Senin 24 Agustus 2020.

Novri mengatakan, nantinya proses renovasi Gedung Kejagung yang terbakar juga akan melalui beberapa tahapan. Salah satunya dengan konsultasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk menjaga kelestariannya. "Iya betul, kita menjaga kawasan ini agar tetap terjaga kelestarian kawasannya cagar budayanya perlu ada konsultasi dengan tim sidang pemugaran," katanya.

Seperti diketahui, Gedung Kejagung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran pada Sabtu malam. Kebakaran gedung itu baru bisa dipadamkan setelah 11 jam pada Minggu, 23 Agustus 2020.