Polisi Ciduk Hacker Kartu Kredit Jaringan Global, Pelakunya Pelajar!

Kamis, 27 Agustus 2020 – 09:01 WIB

Ilustrasi hacker

Ilustrasi hacker

JAKARTA, REQnews - Sebanyak 23 orang terduga hacker diringkus oleh Polres Soppeng, Sulawesi Selatan atas pembobolan kartu kredit jaringan internasional. Para pelaku sebagiannya ternyata masih pelajar.

Penangkapan pelaku terjadi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng pada Minggu 23 Agustus 2020 lalu, sekitar pukul 03.00 WITA. Para pelaku ternyata sudah diintai sejak sebulan lamanya.

"Setelah dideteksi ada kelompok di Kelurahan Pajelesang menggunakan aplikasi untuk membobol kartu kredit," kata Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro Bowo Leksono, Rabu 26 Agustus 2020.

Puji menerangkan, saat melakukan aksinya, pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Dalam pemeriksaan, empat orang dilepaskan karena tidak terbukti bersalah.

Jadi, jumlah pelaku utama berjumlah 19 orang di antaranya dua masih anak-anak. Inisialnya AL, MJ, RN, AS, RS, IB, TH, MS, AS, AJ, FJ, SV, SS, AB, MS, AU, AM, RZ dan DR.

Menurut keterangan Puji, modus yang digunakan pelaku adalah mengakses Data Debit/Credit Card korban untuk ditransmisikan ke aplikasi berakun pelaku sebagai penampung dollar.

Total keuntungan yang diraup pelaku dalam aksinya sebulan belakangan ini lumayan besar, tembus Rp 1 miliar.

"Untuk menguntungkan diri sendiri, dari uang dollar yang ditampung akhir masuk ke rekening pelaku dalam bentuk rupiah," ujar AKBP Puji.

Dari penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti seperti 29 unit laptop, satu unit komputer, dan 11 unit handphone. Para pelaku dijerat Pasal 48 ayat (1) jo Pasa 32 ayat (1) 

Pasal 48 ayat (1) jo Pasal 32 ayat (1) dan/atau Pasal 46 ayat (1) jo Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.