Faisal Basri Ngeri Lihat Kondisi Kementerian Erick Thohir, Tidak Sehat!

Selasa, 01 September 2020 – 10:00 WIB

Kementerian BUMN

Kementerian BUMN

JAKARTA, REQnews - Ekonom senior Faisal Basri menyarankan pemerintah segera menghapus Kementerian BUMN. Alasannya, ia khawatir di kemudian hari perusahaan plat merah menjadi tidak sehat dengan adanya institusi kementerian yang satu ini.

Apalagi, dalam sorotan Faisal, Kementerian BUMN sudah beberapa kali dipimpin oleh orang-orang profesional swasta, seperti Erick Thohir saat ini, dan Rini Soemarno sebelumnya.

"BUMN ini dipimpin profesional swasta, ada Rini Soemarno, Erick, dan Wakil Menteri BUMN dan lain-lain. Sebelumnya profesional swasta semua," kata Faisal dalam video conference di Jakarta, Senin 31 Agustus 2020.

Dengan kehadiran pihak swasta, Kementerian BUMN hanya menjadikan perusahaan-perusahaan negara sebagai alat persaingan bisnis, dan bagi Faisal hal tersebut tidak sehat, baik untuk saat ini hingga di masa depan.

"Mereka lebih nikmat dengan power play-nya. Ini yang saya ngeri dengan BUMN, takutnya tidak sehat. Oleh karena itu, hapuskanlah Kementerian BUMN ini," ujarnya.

Lebih lanjut Faisal menjelaskan Kementerian BUMN seakan membuat aliansi strategis. Contoh, perusahaan pelat merah melakukan impor alat pelindung diri (APD) di tengah pandemi virus corona. Kemudian, dijual ke rumah sakit yang ada di Indonesia.

Faisal berpendapat jika pemerintah terlalu mendorong perusahaan pelat merah melebihi batas kewajaran atau normal, maka dunia usaha secara keseluruhan menjadi tak sehat. Pasalnya, ini akan merugikan sektor swasta.

"Saya takutnya begini, justru kalau dorong BUMN melebihi normal, itu akan crowd out dunia usaha swasta," kata Faisal.