REQNews.com

Politikus Oposisi Rusia Alexei Navalny Diracun dengan Novichok

News

Thursday, 03 September 2020 - 13:32

Alexei Navalny (Foto:Istimewa) Alexei Navalny (Foto:Istimewa)

BERLIN, REQNews – Pemerintah Jerman mengatakan bahwa politikus oposisi Rusia, Alexei Navalny telah diracun dengan agen saraf Novichok. Kanselir Angela Merkel mengatakan Navalny adalah korban percobaan pembunuhan dan akan meminta jawaban dari Rusia.

Setelah pemerintah di Berlin merilis hasil tes toksikologi yang dilakukan di laboratorium militer, Kanselir Merkel mengatakan ada "pertanyaan serius yang hanya bisa dan harus dijawab oleh pemerintah Rusia".

"Seseorang mencoba untuk membungkam (Navalny) dan atas nama seluruh pemerintah Jerman saya mengutuknya dengan sangat keras," ujarnya.

Merkel mengatakan NATO dan mitra Uni Eropa Jerman telah diberitahu tentang hasil penyelidikan tersebut dan mereka akan memutuskan tanggapan yang sama dan tepat berdasarkan reaksi Rusia.

Menanggapi pernyataan Merkel, Rusia meminta Jerman bertukar informasi secara penuh mengenai kasus Navalny dan meminta bukti dari Berlin mengenai tuduhannya.

"Di mana faktanya, di mana formulanya, setidaknya semacam informasi?" tanya Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova sebagaimana dilansir BBC.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Navalny diterbangkan ke Berlin setelah jatuh sakit dalam penerbangan di Siberia bulan lalu, dan saat ini berada dalam keadaan koma.
Timnya mengatakan dia diracun atas perintah Presiden Vladimir Putin. Namun, Rusia membantah tuduhan tersebut.

Agen saraf Novichok juga digunakan untuk meracuni mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Inggris pada 2018. Sementara mereka selamat, seorang wanita Inggris kemudian meninggal di rumah sakit karena racun serupa. Inggris menuduh intelijen militer Rusia melakukan serangan itu.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.