Facebook Blokir Video Alain Cocq yang Siarkan Langsung Proses Kematiannya

Senin, 07 September 2020 – 01:00 WIB

Ilustrasi Facebook (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Facebook (Foto:Istimewa)

PARIS, REQNews - Upaya pria Prancis Alain Cocq untuk menyiarkan langsung proses kematiannya di media sosial tak bisa terwujud. Perusahaan platform media sosial Facebook menegaskan akan memblokir upaya Cocq tersebut.

Sebelumnya pria 57 tahun yang mengalami sakit tak bisa disembuhkan itu mengumumkan akan menyiarkan langsung proses kematiannya sebagai bentuk protes kepada Presiden Emmanuel Macron karena permintaan injeksi mati atau eutanasianya ditolak.

"Meskipun kami menghormati keputusan (Cocq) untuk menarik perhatian seputar permasalahannya yang kompleks ini, mengikuti saran para ahli kami mengambil langkah-langkah untuk mencegah siaran langsung di akun Alain. Aturan kami tidak mengizinkan menyiarkan upaya bunuh diri," kata seorang juru bicara Facebook, dikutip dari AFP, Minggu, 6 September 2020.

Cocq mulai Sabtu, 5 September 2020 menolak semua makanan, minuman, dan obat-obatan. Dia memperkirakan usianya tak akan sampai sepekan.

"Jalan menuju pembebasan dimulai dan percayalah, saya bahagia. Saya tahu hari-hari ke depan akan sulit, tapi keputusan sudah dibuat dan saya tenang," kata Cocq, dalam posting-an di Facebook.

Cocq mengaku telah mencoba mengunggah video lain pada Sabtu pagi setelah Facebook memblokir siaran langsungnya.

Kepada semua orang yang mendukungnya, Cocq meminta pendapat mengenai kebijakan Facebook tersebut.

"Terserah Anda sekarang, sehingga Anda bisa memberi tahu mereka pendapat tentang metode membatasi kebebasan berbicara. Akan ada waktu dalam 24 jam untuk melanjutkan video tersebut," kata Cocq, kepada para pendukung.