Harusnya Anji yang Dijerat UU ITE, Bukan Hadi Pranoto

Rabu, 09 September 2020 – 12:02 WIB

Anji

Anji

JAKARTA, REQnews - Pengacara Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun menegaskan, seharusnya Anji adalah orang yang dijerat dengan UU ITE kasus penyebaran berita bohong klaim obat corona, bukan kliennya.

Tonin juga mempertanyakan letak kebohongan yang dituduhkan kepada Hadi Pranoto, dan penjeratannya dengan pasal-pasal dalam UU ITE.

"Hanya saja kan begini, Mas Hadi ini kan dilaporkan di UU ITE, dia aja FB, Youtube, IG, Twitter nggak punya, gimana dia kena UU ITE?" kata Tonin di Jakarta, Selasa 8 September 2020.

"Itu yang laporin ngawur saya bilang. Dia diselipkan Pasal 15 Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946. Di mana berita bohongnya? Di mana memberitakan bohongnya? Di mana menyebarkan bohong?" ujarnya menambahkan.

Ia menyebut, Anji adalah orang yang paling tepat dijerat dengan UU ITE. Sebab, Anji yang menyebarkan video klaim obat corona ke channel YouTube-nya, bukan Hadi. 
 
"Harusnya yang dilaporkan Anji-nya kalau masalah ITE. Kalau masalah mas Hadi mana bisa dikenakan UU ITE. Sampai kapan pun mas Hadi tidak bisa dikenakan UU ITE," ujarnya.