IFBC Banner

Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bantuan Kemensos, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Minggu, 13 September 2020 – 07:30 WIB

Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bantuan Kemensos, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bantuan Kemensos, Kerugian Capai Rp 1,2 M

JAKARTA, REQnews - Seorang pensiunan PNS di Aceh diduga melakukan penipuan dengan modus rumah bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Provinsi Aceh. Akibat kasus ini, jumlah korban pun kini mencapai ratusan orang dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

IFBC Banner


Selain di Kota Subulussalam, para korban penipuan diduga juga berada di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya, dengan jumlah kerugian yang dialami oleh para korban ditaksir mencapai Rp 800 juta hingga Rp 1,2 miliar.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan awal kami, para korban penipuan ini juga tersebar dari Meulaboh (Aceh Barat), Nagan Raya, serta Calang (Aceh Jaya),” kata Kapolres Kota Subulussalam, Aceh, AKBP Qori Wicaksono di Meulaboh, Sabtu 12 September 2020.

Kasus ini terungkap setelah kepolisian setempat berhasil menangkap seorang pria berinisial RM (65), karena diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana kasus penipuan rumah bantuan. Ia adalah seorang pensiunan PNS Kabupaten Aceh Tenggara.

AKBP Qori menambahkan, kasus berawal dari sejumlah korban yang melapor ke polisi karena rumah bantuan berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dijanjikan oleh pelaku RM hingga kini tidak kunjung dibangun.

Padahal, korban sudah menyetorkan sejumlah uang dengan jumlah bervariasi mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 15 juta per orang, dengan dalih sebagai biaya pembangunan pondasi rumah. Agar para korbannya yakin, RM juga membangun pondasi rumah sehingga para korban tidak mencurigai tindak pidana yang ia lakukan.

Saat menjalankan aksinya, RM juga diduga mengatasnamakan sebuah yayasan yang beralamat di Banda Aceh. "Namun setelah polisi melacak keberadaan yayasan tersebut, pihak pengurus yayasan mengaku tidak menjalankan program pengutipan uang, terkait bantuan rumah," kata AKBP Qori Wicaksono.