Bus TNI AL dan Kemhan Kecelakaan di Jagorawi, Ada Korban!

Senin, 14 September 2020 – 16:41 WIB

Bus TNI AL dan Kemhan Kecelakaan di Jagorawi, Ada Korban! (Foto: Ilustrasi)

Bus TNI AL dan Kemhan Kecelakaan di Jagorawi, Ada Korban! (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Bus TNI Angkatan Laut (AL) dan bus Kementerian Pertahanan RI terlibat kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi Kilometer 3. Peristiwa yang terjadi pada Senin 14 September 2020 itu juga mengakibatkan dua kendaraan lainnya ikut menjadi korban. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo membenarkan insiden kecelakaan tersebut. "Iya, anggota masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Sambodo. 

 "Ada empat kendaraan," ucapnya lagui. 

Dilaporkan TMC Polda Metro Jaya, melalui akun twitternya @TMCPoldaMetro kecelakaan terjadi di Jalan Tol Jagorawi KM 3 pada Senin pukul 14.32 Wib.

"14.23 Telah terjadi kecelakaan di KM 3.00 dari TOL Jagorawi sebelum GT Clilitan melibatkan 4 kendaraan baik kendaraan Bis Kemenhan dan Minibus TNI AL serta 2 kendaran pribadi," cuit akun @TMCPoldaMetro 

@TMCPoldaMetro juga melaporkan beberapa korban mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Korban yang mengalami luka luka sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, diimbau kepada masyarakat harap berhati-hati," tulisnya.

Saksi di lokasi kejadian mengatakan bus mulanya terpelanting dan menabrak dua mobil. "Dia menabrak pembatas jalan tol dekat Rumah Sakit Polri," ujar saksi mata kejadian, Amri (42). 

Pria yang bekerja sebagai sopir ambulans itu mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 saat terjadi hujan deras.

Amri mengatakan bus berwarna hitam itu menabrak pembatas jalan di lajur lambat KM1 Tol Jagorawi arah Jakarta. "Busnya sempat terpelanting lalu menabrak kendaraan pribadi jenis minibus yang melintas di sebelahnya," kata Amri.

TMC juga melaporkan bahwa para korban sudah dibawa ke RS Polri Keramat Jati. Diharapkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat tengah berkendara.

"Yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke RS.Polri Kramat Jati. Diimbau kepada masyarakat harap berhati hati," tulis akun tersebut.