Waduh, Tuntutan Hadi Pranoto Minta Seluruh Kantor PSI Disita

Rabu, 16 September 2020 – 06:02 WIB

Hadi Pranoto (foto:Istimewa)

Hadi Pranoto (foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Hadi Pranoto mengajukan gugatan terhadap Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Hadi menuntut Muannas membayar ganti rugi sebesar Rp150 triliun serta menyita kantor Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Tak hanya itu, Hadi juga meminta pihak pengadilan menjatuhkan penetapan sita jaminan, termasuk kantor DPP, DPD, DPC PSI seluruh Indonesia.

"Kantor PSI harus disita," kata kuasa hukum Hadi, Tonin Tachta Singarimbun, Selasa, 15 September 2020.

Menurut Tonin, penyitaan kantor PSI itu mesti dilakukan sebab Muannas adalah bagian yang tak terpisahkan dari partai tersebut.

"PSI tidak bisa dipisahkan dari Muannas. Kantor PSI segera aja disita kalau dia masih macam-macam," ucap Tonin.

Selain penyitaan kantor PSI seluruh Indonesia, Hadi juga meminta penetapan sita jaminan untuk sejumlah bangunan lain.

Beberapa di antaranya, rumah yang beralamat di Jalan Jelambar Barat, Kantor Cyber Indonesia di seluruh Indonesia, Kantor Advokat Muannas Alaidid & Asosiate, bangunan, tanah dan barang bergerak milik Muannas, serta bangunan, tanah dan barang bergerak milik keluarga Muannas.

Gugatan ini dibuat oleh Hadi lantaran dirinya merasa dirugikan akibat laporan yang dibuat oleh Muannas ke Polda Metro Jaya.

Muannas sendiri melaporkan Hadi dan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji terkait dugaan penyebaran berita bohong tentang obat herbal virus corona.