Wacana Pilkada Ditunda Menguat, DPR: Itu Tidak Perlu!

Kamis, 17 September 2020 – 11:31 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Wacana penundaan Pilkada Serentak 2020 kian menguat di publik. Apalagi, momen pesta demokrasi akbar ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, sehingga banyak kerawanan yang bermunculan.

Namun, menurut anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse, penundaan pilkada tak perlu dilakukan. Ia memahami benar kekhawatiran publik soal masalah ini, hanya saja roda pemeritahan harus tetap berjalan.

"Saya memahami dan mengerti kekhawatiran publik bahwa Pilkada 2020 mendatang berpotensi menjadi kluster baru persebaran Covid-19 di Indonesia. Namun, proses demokrasi juga harus tetap berjalan untuk memastikan jalannya roda pemerintahan" kata Zulfikar, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu 16 September 2020.

Bagi Zulfikar, tak ada manfaatnya menunda pilkada jika alasannya adalah Covid-19. Ia menegaskan, tak ada satu pihak pun yang bisa memastikan kapan pandemi ini berakhir, sehingga pelaksanaan pemungutan suara harus tetap berjalan, dengan catatan wajib disiplin protokol kesehatan.

Zulfikar juga berharap semua pihak saling bekerja sama untuk memastikan Pilkada Serentak 2020 tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

"Intinya, Pilkada 2020 penting untuk dilaksanakan dan tidak perlu ditunda lagi. Bukan karena abai terhadap kesehatan, tetapi karena ada aspek kepastian hukum dan pemerintahan yang harus dipenuhi," ujarnya.