Sadistis, Begini Cara Dua Pelaku Potong Tubuh Rinaldi Harley Wismanu

Kamis, 17 September 2020 – 08:33 WIB

Sadistis, Begini Cara Dua Pelaku Potong Tubuh Rinaldi Harley

Sadistis, Begini Cara Dua Pelaku Potong Tubuh Rinaldi Harley

JAKARTA, REQnews - Pelaku pembunuh dan pemutilasi Rinaldi Harley Wismanu akhirnya ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ternyata pelaku yang diringkus pada Rabu 16 September 2020, berjumlah 2 orang.

Mereka terdiri dari seorang wanita dan satu pria yang ditangkap aparat di satu rumah Perumahan Permata Cimanggis, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. 

Menurut warga setempat, di dalam rumah tersebut dikabarkan ada lubang yang dibuat oleh keduanya. "Katanya begitu, di dalam rumah ada lubang yang disiapkan buat ngubur korban. Tapi saya kurang paham juga," ujar warga tersebut. 

Sebelumnya, mayat Rinaldi ditemukan di Apertemen Kalibata City, Tower Ebony lantai 16 di hari yang sama. Para pelaku mutilasi ditangkap Subdit Jatanras di kawasan Depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, identitas pelaku pembunuh sudah diketahui, salah satunta berinisial RSW. "Setelah didalami identitas pelaku sudah diketahui. Pelakunya lebih dari satu ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu malam, 16 September 2020.

Korban mutilasi diketahui bekerja sebagai Human Resource & General Affair Manager di PT Jaya Obayashi. 

Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, saat ditemukan jasad korban dalam kondisi terpotong beberapa bagian dan terbungkus plastik.

Yang mengerikan, agar tidak kelihatan potongan tubuh yang sudah dibungkus itu dimasukkan kedalam tas koper. Koper tersebut sengaja diletakkan tersangka di dalam kamar dan diduga akan melakukan aksi selanjutnya.

"Ada kemungkinan mayat tersebut memang sengaja ditaruh pelaku disitu (kamar) setelah dibunuh ditempat lain. Ya, kemungkinan untuk rencana selanjutnya," ucap Tubagus.

Sebelumnya, korban sendiri tidak diketahui keberadaannya oleh keluarga sejak 9 September 2020 lalu. Dari hasil penyelidikan korban terakhir kali berada di Apartemen Tamansari, Semanggi, dan kantor di Pancoran, Jakarta Selatan.

"Oleh keluarga korban hilang sejak 9 September 2020. Pihak keluarga baru melaporkan hilangnya korban ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2020," kata Yusri.

Laporan tersebut diektahui tertuang dalam laporan bernomor B/12.426/IX/YAN2.4/2020/SPKT PMJ. Dalam laporan itu ciri-ciri korban memiliki kulit putih, hidung mancung, rambut hitam bergelombang, dengan tinggi 170 cm.

Korban pembunuhan mutilasi tersebut diketahui, sekitar pukul 19.00 WIB. Posisi mayat berada di dalam kamar Apertemen Kalibata City, Lantai 16, Tower Ebony kamar E 16A B.