Anies Tak Main-Main, Sudah Dua Cafe yang Melanggar Didenda Rp50 Juta

Kamis, 17 September 2020 – 16:31 WIB

Tebalik Kopi didenda Rp50 Juta (Foto:Istimewa)

Tebalik Kopi didenda Rp50 Juta (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin menyatakan pihaknya takan segan-segan memberi tindakan kepada pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pengetatan.

Sejauh ini pihaknya terus memantau pelaksanaan PSBB termasuk kepada rumah makan. Namun tetap saja ada yang membandel, dan melakukan pelanggaran pengulangan sehingga dikenakan denda administratif Rp50 juta.

Menurutnya apa yang dilakukannya berdasarkan Pasal 12 dalam Peraturan Gubernur Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19.

Bila setiap pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat usaha tersebut melakukan pengulangan pelanggaran sekali akan dikenakan denda administratif sebesar Rp 50 juta.

"Ada juga yang berulang (dua kafe), kalau enggak salah ada kafe di Tebet, sama Tebalik Kopi, itu yang berulang. Sehingga tindakannya progresif yang kita kenakan," kata Arifin, Kamis, 17 September 2020.

Selain itu, kata Arifin pihaknya telah mencatat sebanyak 23 tempat usaha yang dilakukan penutupan sementara akibat melanggar protokol kesehatan saat PSBB pengetatan.

Lanjut dia, sejumlah tempat usaha tersebut akan dilakukan denda progresif juga bila kembali melakukan pelanggaran.