Volume Kendaraan Masuk Jakarta Turun Hingga 19 Persen Selama PSBB

Selasa, 22 September 2020 – 04:02 WIB

ilustrasi (google image)

ilustrasi (google image)

JAKARTA, REQnews - Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berjalan selama sepekan di DKI Jakarta, ternyata berpengaruh pada volume kendaraan masuk ke Ibu Kota.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, terjadi penurunan yang fluktuatif dari lima persen hingga 19 persen. "Hasil evaluasi kami untuk volume lalu lintas, terjadi penurunan jumlah kendaraan bermotor, memang fluktuatif lima sampai 19 persen selama seminggu," ujar Syafrin, Senin, 21 September 2020.

Meski terjadi penurunan volume kendaraan, namun hanya sedikit terjadi peningkatan kecepatan lalu lintas. "Kecepatan lalu lintas memang ada peningkatan juga, tetapi memang tidak begitu signifikan, sekitar 2-3 persen," ujar Syafrin. Dari kendaraan yang masuk ke Jakarta, kendaraan bermotor roda dua merupakan kendaraan yang mendominasi dibanding kendaraan bermotor roda empat.

Sementara itu, untuk kendaraan umum antarkota terjadi penurunan sebanyak 22 persen selama PSBB dilakukan di Ibu Kota. "Sementara penumpang antarkota antarprovinsi turunnya 44 persen, cukup signifikan turunnya seminggu kemarin," ujar Syafrin.

Jakarta kembali memasuki masa PSBB sejak Senin, 14 September 2020. Di bidang transportasi, ada pembatasan jumlah penumpang dalam kendaraan baik pribadi dan umum yang diatur dalam SK Kadishub 156/2020.

Untuk kendaraan umum selain diwajibkan penumpang dan sopirnya menggunakan masker, pembatasan kapasitas sebanyak 50 persen diterapkan. Tidak lupa sanksi progresif juga turut berlaku bagi pelanggar aturan PSBB di sektor transportasi.