Gatot Nurmantyo: Saya Dicopot karena Perintah Nonton Film G30S PKI

Kamis, 24 September 2020 – 14:32 WIB

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo

JAKARTA, REQnews - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan, dirinya dicopot dari jabatan Panglima TNI karena mengeluarkan perintah menonton film G30S/PKI. Hal tersebut diucapkannya di sebuah akun video Youtube Harsubeno Point.

"Pada saat saya menjadi panglima TNI, saya melihat itu semuanya (kebangkitan PKI). Maka saya perintahkan jajaran saya untuk menonton film G30S/PKI," ujar Gatot dalam video tersebut, pada 21 September 2020. Menurutnya, saat itu salah seorang sahabat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan peringatan.

Ia mengatakan, sahabat dari partai berlogo kepala banteng tersebut meminta agar menghentikan perintah tersebut apabila tidak ingin dicopot dari jabatan sebagai Panglima TNI. Gatot mengaku berterima kasih peringatan dari sahabatnya tersebut. Namun ia tetap melanjutkan perintah itu karena menganggap sangat penting.

"Saya bilang terima kasih, tapi di situ saya gas karena ini adalah benar-benar berbahaya. Dan memang benar-benar saya diganti," ujar Gatot. Gatot Nurmantyo pada video webinar tersebut juga menyinggung soal berita pada 2017 yang menyebut generasi muda tidak percaya adanya Partai Komunis Indonesia (PKI). Gatot lalu mengaku telah berkeliling memberi kuliah umum di 59 universitas semenjak menjabat sebagai Pangkostrad.

"Dengan data-data yang ada pertama kali pada tanggal 10 Maret saya masih jabatan Pangkostrad. Saya beranikan diri untuk memberikan kuliah umum tentang proxy war di Univeristas Indonesia. Dan sampai dengan saya Panglima TNI, sudah 59 universitas saya melaksanakan kuliah umum," ujarnya.