Begini Kondisi Brigjen Pol Mathius dan Brigjen Iwan Setiawan Usai Ditembaki KKB

Jumat, 25 September 2020 – 17:55 WIB

Begini Kondisi Brigjen Pol Mathius dan Brigjen Iwan Setiawan Usai Ditembaki KKB

Begini Kondisi Brigjen Pol Mathius dan Brigjen Iwan Setiawan Usai Ditembaki KKB

JAKARTA, REQnews - Rombongan Wakil Kepala Polda Papua, Brigadir Jenderal Polisi Mathius Fakhiri dan Komandan Korem 173/PVB, Brigadir Jenderal TNI Iwan Setiawan ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Jumat 25 September 2020. Peristiwa itu terjadi saat tim gabungan TNI-Polri sedang melakukan olah TKP di Hipadipa, Intan Jaya, Papua.

Diketahui, wilayah Hipadipa, Papua kini dikuasai KKB-OPM. Pasukan TNI-Polri pun kesulitan menuju distrik tersebut. Karena selain sudah dikuasai KKB, jalan menuju wilayah itu hanya satu jalan yang ditempuh sekitar delapan jam dari Sugapa.

Beruntung kondisi rombongan Brigjen Mathius dan Brigjen TNI Iwan Setiawan bisa kembali ke Sugapa. Hal itu disampaikan Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw.

"Tidak ada korban jiwa dari TNI-Polri," kata Waterpauw kepada wartawan di Jayapura, Jumat 25 September 2020.

Ia menyatakan, polisi melakukan olah TKP terhadap kasus penembakan yang terjadi di Hipadipa termasuk untuk mengungkap kasus meninggalnya Pendeta Yeremias Zanambani. Waterpauw berjanji, polisi akan berupaya mengungkap kasus itu, walaupun mengalami hambatan saat menyelidiki hal itu karena wilayah Hipadipa saat ini "dikuasai" kelompok bersenjata, sementara untuk mencapai kawasan itu harus ditempuh sekitar sembilan jam perjalanan lewat darat.

Ketika ditanya tentang tudingan terhadap TNI terkait kematian Zanambani, Waterpauw mengatakan hal itu biasa dilakukan kelompok-kelompok itu seperti halnya saat kasus penembakan WNA berkebangsaan Selandia Baru di Kuala Kencana.

Selain Hipadipa, kata Waterpauw, KKB berencana menguasai wilayah Sugapa. Dari laporan yang diterima beberapa kelompok lainnya sedang menuju wilayah Kabupaten Intan Jaya dan berencana melakukan perang terbuka dengan TNI-Polri.

Kekuatan kelompok bersenjata yang saat ini dipimpin Sebinus Waker berjumlah sekitar 50 orang dengan jumlah senjata sebanyak 17 pucuk yang merupakan hasil rampasan dari TNI-Polri. "Sebinus Waker merupakan wakil dari Ayub Waker yang tewas ditembak di Kali Kopi," kata Irjen Pol Waterpauw.