Kemkumham Dalami Keterlibatan Pejabat Lapas Terkait Kaburnya Napi Narkoba

Minggu, 27 September 2020 – 00:00 WIB

Ilustrasi penjara (Foto:Istimewa)

Ilustrasi penjara (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwil Kemkumham) Banten, Andika Dwi Prasetya terancam dicopot dari jabatannya. Hal itu terjadi sebagai buntut atas kaburnya narapidana Cai Changpan alias Cai Ji Fan dari Lapas Kelas I Tangerang.

Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjenpas Kemkumham, Tejo Harwanto? menjelaskan, atas kasus kaburnya napi, tidak menampik kemungkinan adanya petugas di level pejabat yang terlibat.

"Semua pejabat yang terkait akan diperiksa," kata Tejo, di Jakarta, Jumat, 25 September 2020.

Dari Ditjenpas, Tejo mengatakan sudah memeriksa mulai dari Kalapas Tangerang dan nantinya yang lain akan menyusul.

Dengan diperiksanya Kalapas dan ditemukan indikasi terlibat, maka secara langsung posisi Andika akan terancam. Pasalnya Menkumham Yasonna Laoly menyatakan bahwa dua tingkat jabatan dari oknum jajaran Kemkumham yang melakukan pelanggaran bakal dipecat.

Hal tersebut pernah menimpa Kakanwil Kemkumham Jawa Barat Indro Purwoko dan Kadiv PAS Kemkumham Jawa Barat Alfi Zahrin pada tahun 2018 lalu.

Keduanya dicopot setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar adanya fasilitas mewah untuk napi di Lapas Sukamiskin yang melibatkan Kalapas.

"Kita serahkan semuanya ke proses penyelidikan, kalau memang nanti dari hasil pengungkapan ada keterlibatan, ya kalau ranah pidana ya akan dipidanakan," tutupnya.