Perang Dimulai, Pasukan Khusus TNI-Polri Kejar KKB yang Tembaki Brigjen Mathius

Sabtu, 26 September 2020 – 19:30 WIB

Perang Dimulai, Pasukan Khusus TNI-Polri Kejar KKB yang Tembaki Brigjen Mathius

Perang Dimulai, Pasukan Khusus TNI-Polri Kejar KKB yang Tembaki Brigjen Mathius

JAKARTA, REQnews - Pasukan khusus yang berasal dari aparat gabungan TNI-Polri sudah habis kesabarannya. Bersenjata lengkap, pasukan ini memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang membuat aksi melawan hukum melakukan penembakan terhadap warga sipil di Intan Jaya, Papua. 

Pengejaran itu dilakukan pasca aksi penembakan rombongan Wakapolda Brigjen Mathius Fakhiri pada Jumat 25 September 2020 oleh KKB. 

"Pengejaran ini terkait penembakan pada Jumat (25/09) dan sementara dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam baku tembak antara tim gabungan dengan KKB," Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Sabtu 26 September 2020.

Aparat gabungan TNI-Polri yang berada di Kabupaten Intan Jaya ini, kata dia, terus intens melakukan kegiatan patroli untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang dilakukan KKB.

"Kami berharap situasi ini dapat segera pulih dan tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut baik kepada aparat TNI-Polri maupun kepada warga sipil. Kita ingin hidup damai dengan jauh dari tindakan kekerasan apapun," katanya.

Dia juga mengajak seluruh warga yang berada di Kabupaten Intan Jaya bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sebelumnya, pada Jumat 25 September 2020, sekitar Pukul 12.15 WIT, telah terjadi kontak tembak antara aparat Kepolisian dengan KKB di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

"Kontak tembak terjadi sekitar Pukul 12.15 WIT setelah aparat Kepolisian mengantar keberangkatan Wakapolda Papua Brigjen Pol Mathius Fakhiri," katanya.

Tim gabungan yang dipimpin oleh AKP Ferdinant Numberi yang dalam perjalanan pulang dari mengantar Wakapolda Papua ditembak dari arah kiri jalan oleh KKB. "Kemudian tim gabungan melakukan tembakan balasan kepada arah tembakan tersebut," katanya.