Rekam Guru di Toilet, Pihak Sekolah Peras Guru hingga Bekerja Tanpa Gaji

Senin, 28 September 2020 – 13:01 WIB

Toilet Wanita (Foto:Istimewa)

Toilet Wanita (Foto:Istimewa)

INDIA, REQNews - 52 guru sebuah sekolah swasta di Meerut, Uttar Pradesh, India mengeluh bahwa manajemen sekolah merekam mereka di dalam toilet dan kemudian memeras mereka ketika mereka menuntut gaji.

Dilansir dari arre.co.in, Jumat, 25 September 2020, 52 guru itu mengatakan mereka difilmkan di dalam toilet. Trauma mereka tidak berakhir di situ. Manajemen sekolah kemudian menggunakan rekaman itu untuk memeras guru agar bekerja tanpa gaji selama berbulan-bulan.

Penyiksaan yang dialami para guru terungkap setelah mereka melapor ke polisi. Para wanita mengeluh bahwa setiap kali mereka menuntut gaji, sekretaris komite manajemen sekolah mengancam mereka dengan rekaman yang diambil di CCTV.

Pada hari Rabu, sebuah FIR telah didaftarkan terhadap sekretaris dan putranya atas tuduhan pelecehan seksual, lapor The Times of India. Mereka didakwa karena penyerangan seksual dan penghinaan yang disengaja. Putra sekretaris sekarang telah ditangkap.

Namun, sekretaris tersebut membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada kamera di toilet wanita tetapi telah dipasang di dalam toilet pria. “Ini dilakukan dengan latar belakang kasus pembunuhan di sekolah-sekolah baru-baru ini,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa sekolah tersebut tidak mampu membayar para guru karena pandemi.

Insiden tersebut telah menyebabkan kemarahan para wanita yang mengatakan bahwa kamar mandi pun tidak dapat dianggap sebagai ruang yang aman.

Ini bukan pertama kalinya sekolah Meerut menjadi berita utama. Pada tahun 2017, mahasiswa diminta untuk potong rambut seperti Kepala Menteri Yogi Adityanath.