Duh, Bayi 21 Hari di Papua Tularkan Covid-19 ke 4 Tenaga Medis

Selasa, 29 September 2020 – 22:01 WIB

Ilustrasi Bayi (foto:Istimewa)

Ilustrasi Bayi (foto:Istimewa)

PAPUA, REQNews - Empat tenaga medis positif Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, yang diduga tertular dari bayi berusia 21 hari. Bayi tersebut menjalani perawatan intensif dengan keluhan diare.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Teluk Wondama, dr Yoce Kurniawan mengatakan, ada penambahan tujuh kasus Covid-19 pada Senin, 28 September 2020. Lima orang dewasa, satu anak-anak dan seorang bayi.

"Salah satu dari pasien dewasa ini ibu sang sang bayi. Empat lainnya tenaga kesehatan yang merawat bayi di RSUD Teluk Wondama," kata Yoce di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Selasa, 29 September 2020.

Direktur RSUD Teluk Wondama ini menjelaskan, temuan tujuh kasus baru ini berawal dari keluarga bayi berasal dari luar daerah. Pasien bayi ini diantar berobat dengan keluhan diare.

Petugas medis merekomendasikan agar pasien tersebut dirawat inap. Pasien kemudian menjalani rapid test dan hasilnya non-reaktif, sehingga ditempatkan di ruang bayi.

Setelah 10 hari menjalani perawatan, kondisinya memburuk. Pasien mengalami sesak napas berulang, sehingga dokter memutuskan rapid test ulang dan hasilnya menunjukkan reaktif.

Selanjutnya, petugas melakukan tes swab, dan hasilnya diketahui positif Covid-19. Hasil tracing keluarga, ibu bayi tersebut juga terkonfirmasi terpapar virus corona. Sementara suami dan anak yang satu lagi hasilnya negatif.

Ketika penelusuran dilakukan terhadap perawat di ruang bayi yang kontak langsung dengan pasien. Dari 12 tenaga medis, empat di antaranya terpapar Covid-19.