Densus 88 Tangkap 4 Teroris di Bekasi, Ini Dia Identitasnya

Senin, 05 Oktober 2020 – 11:31 WIB

Densus 88 (Foto:Istimewa)

Densus 88 (Foto:Istimewa)

BEKASI, REQNews - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan sebanyak empat terduga teroris di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 4 Oktober 2020.

Keempat orang yang diamankan bernama Irfan Gunawan (46), Nur M Maulidi Kusnanto (38), M Tsabat Abdullah (27), dan M Nasir (41).

Berdasarkan informasi yang diterima, keempatnya ditangkap berturut-turut di lokasi berbeda.

"Iya ada penangkapan empat orang (terduga teroris di Bekasi)," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ernas Ruswing Andari di Bekasi, Minggu, 4 Oktober 2020.

Penangkapan terduga teroris itu yakni Muhammad Nasir alias Safiq alias Martin alias Kholid. Nasir ditangkap pukul 08.35 WIB di Jalan Nusantara 1, Blok E4, No.24, Ciantra, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Nasir diduga membantu Muhammad Tsabat Abdullah alias Dul dan Soleh Habibi. Nasir juga diduga mengikuti pelatihan Kegiatan Alam Terbuka (KAT) kelompok ADIRA angkatan pertama gelombang kedua pada 2012.

Kemudian, Nasir juga diduga menyimpan barang bukti laptop dan Handphone milik Soleh Habibi.

Kemudian Densus juga menangkap Muhammad Tsabat Abdullah alias Dul. Abdullah ditangkap pukul 08.50 WIB di Pertigaan Jalan P Timor Raya, Perumnas 3, Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Abdullah diduga terlibat sebagai peserta Sasana Jl Gelombang ke-2, berangkat ke Suriah pada gelombang ke-6.

Kemudian Nur Muhamad Maulidi Kusnanto alias Alung alias Nur alias Salman. Dia ditangkap pukul 08.41 WIB di Jalan Mutiara Gading Timur 1 Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Kusnanto diduga terlibat menyembunyikan Abdullah, sebagai tim pelayanan Bithonah, pada 2013 mengamankan 5 pucuk senjata api gas laras panjang rakitan yang diserahkan kepada anggotanya di Jakarta dan Lampung, mengikuti pelatihan bongkar pasang senjata M.16 di Cawas, Klaten pada 2014.

Dan yang terakhir Irfan Gunawan alias Muhammad Ilham alias Bagus alias Yulian alias Sahid alias Bimbim. Dia ditangkap pukul 05.41 WIB di Jalan Pondok Timur Indah, Kota Bekasi.

Dia diuga terlibat karena menjabat sebagai Qoid Tholiah Qodimah Barat bidang Tajhiz/bithonah, datang ke pertemuan Situ Gintung Narasumber Markaz untuk memberi motivasi agar istiqomah usai penangkapan Amir JI, panitia pengiriman ikhwan ke Ambon saat kerusuhan 2005 dan menjadi anggota syariyah Abu Dujana JI tahun 2005/2006.