Jenderal Bintang Dua Ini Minta Masyarakat Jangan Emosi Soal Omnibus Law

Minggu, 11 Oktober 2020 – 08:32 WIB

Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto (Foto: Istimewa)

Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Seluruh elemen masyarakat diminta menahan diri terkait maraknya demonstrasi Undang-undang Cipta Kerja. Hal itu disampaikan Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto menyoroti aksi demo yang berujung pada kontak fisik kepolisian dengan masyarakat.

Jenderal purnawirawan ini pun mengatakan harusnya semua pihak bisa menahan diri. Baik itu pendemo maupun aparat yang mengamankan aksi demo.

“Berharap semua bisa menahan diri dan tidak mengedepankan emosional yang berujung semua peraturan dilanggar. Khususnya kepada para pengunjuk rasa dan juga anggota Polri,” kata Pudji dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu 10 Oktober 2020.

Mantan anggota polisi yang terakhir berpangkat jenderal bintang dua ini mengatakan penyampaian pendapat di muka umum boleh sesuai amanat UU Nomor 9 Tahun 1998. Namun tetap dilakukan dengan dan tidak melanggar peraturan yang lain. 

“Bila dikaitkan dengan masa pandemi COVID-19, harusnya masyarakat memperhatikan dan melaksanakan tentang protokol kesehatan,” katanya. 

Apalagi, pada akhirnya aksi demo itu berujung rusuh dan perusakan terhadap fasilitas umum serta mengganggu ketenangan masyarakat lain.

Kemudian ada dugaan massa ada yang menggerakkan dan peserta aksi yang kebanyakan anak di bawah umur.

“Polri sendiri harus segera kerja ekstra dengan melakukan beberapa kegiatan seperti tetap melakukan tindakan preventif dan preventif aktif dengan banyak melakukan pendekatan dialogis, serta penguatan deteksi dini yang dilakukan fungsi intelkam,” ujar Pudji.