Syahganda Cs Diborgol, Rizal Ramli: Kapolri Mas Idham, Mereka Bukan Teroris!

Jumat, 16 Oktober 2020 – 18:00 WIB

Rizal Ramli (Foto: Istimewa)

Rizal Ramli (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Tangan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan Cs diborgol polisi. Aksi itu pun menuai kecaman dari sejumlah tokoh di Indonesia, seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon hingga Mantan Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli.

Mereka ikut angkat bicara soal pemborgolan petinggi KAMI itu, Jumat 16 Oktober 2020. Mengutip akun Twitternya, Jumat 16 Oktober 2020 yakni @JimlyAs, Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) itu berharap aparat keamanan untuk lebih bijaksana dalam menegakkan kebenaran.

"Ditahan saja tdk pantas apalagi diborgol untuk kepentingan disiarluaskan," tulis Jimly di akun @JimlyAs.

Senada, anggota DPR RI Fadli Zon juga angkat bicara soal penangkapan para aktivis yang menentang UU Cipta Kerja. Politisi Gerindra itu mengkritik perlakukan terhadap para aktivis tersebut tidak manusiawi.

"Dulu kolonialis Belanda jauh lebih sopan dan manusiawi memperlakukan tahanan politik," ujar Fadli Zon dalam cuitan Twitter @fadlizon.

Sementara Rizal Ramli mencuitkan, "Kapolri, Mas Idham Azis mungkin maksudnya memborgol Jumhur, Syahganda dkk supaya ada effek jera. Tetapi itu tidak akan effektif dan merusak image Polri, ternyata hanya jadi alat kekuasaan — it’s to far off-side ! Mereka bukan terorist atau koruptor."