Polisi Imbau Perusak Mobil Polisi Saat Demo Ricuh Serahkan Diri

Sabtu, 17 Oktober 2020 – 05:04 WIB

Mobil Polisi Dirusak Pendemo (Foto:Istimewa)

Mobil Polisi Dirusak Pendemo (Foto:Istimewa)

 

JAKARTA, REQNews - Polda Sumsel masih memburu 15 pelaku perusakan mobil Pam Obvit Polda Sumsel. Sepekan sudah, polisi baru meringkus delapan pelaku dan kini masih menjalani pemeriksaan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi meminta 15 pelaku menyerahkan diri untuk memudahkan proses hukumnya.

Ada pertimbangan hukum seseorang yang ditangkap dan secara sadar menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Kami imbau 15 pelaku menyerahkan diri saja, itu lebih baik dari pada ditangkap," ungkap Suryadi, Jumat, 16 Oktober 2020.

Suryadi mengatakan lamban laun para pelaku akan terciduk juga. Terlebih penyidik telah mengantongi identitas mereka dan menyebarkan foto dan identitas mereka ke kampus masing-masing.

"Sudah kami koordinasikan dengan rektorat terkait mahasiswanya yang terlibat dalam pengrusakan itu," kata dia.

Suryadi menjelaskan, peran 15 pelaku dalam aksi itu berbeda-beda. Ada yang merusak dengan cara menendang, menginjak, melempar, bahkan berusaha membakarnya.

"Semuanya sudah kita pelajari peran masing-masing," ujarnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa mahasiswa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di kantor DPRD Sumsel berakhir ricuh, pada Kamis, 8 Oktober 2020.

Dua mobil polisi rusak akibat diserang mahasiswa dan beberapa fasilitas di kantor dewan hancur.

Dalam penyelidikan, polisi meringkus empat pelaku. Terbaru, petugas kembali menangkap empat pelaku yang berstatus mahasiswa perguruan tinggi berbeda di Palembang.