Ngabalin Kaitkan UU Ciptaker dengan Radikalisme, Netizen: Cinta Dunia Kali Kau Bah!

Sabtu, 17 Oktober 2020 – 19:02 WIB

 Ali Mochtar Ngabalin (Foto:instagram)

Ali Mochtar Ngabalin (Foto:instagram)

JAKARTA, REQNews - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menilai, faham radikal sedang bergentayangan atas nama penolakan UU Cipta Kerja dan meminta masyarakat maspada.

Komentarnya tersebut dia tuliskan dalam akun instagramnya @ngabalin pada Jumat, 16 Oktober 2020.

"Jum'at, penuh berkah. Belajar dari kegagalan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, maka jangan biarkan INDONESIA kita dihancurkan dan tercabik-cabik dengan paham RADIKAL," ujarnya.

Ngabalin menulis bahwa faham radikal tersebu adalah ISIS, Hizbu Tahrir, aliran yang menolak Pancasila & Demokrasi, Kaum Takfiri (yang mengkafir-kafirkan) dan kaum intoleran.

"Mereka semua sedang bergentayangan atas nama penolakan UU Cipta Kerja (Wajah Baru Regulasi Indonesia) Waspada jangan lengah! POLRI kita sedang bekerja, berikan penguatan dengan doa dari kita semua. #SampahDemokrasi," ungkapnya.

Postingan Ngabalin tersebut ternyata banyak dihujat warganet:

"Soeharto aman. SBY aman. Toleransi bagus. Ekonomi bagus," ujar suryabudi2.

"Cinta Dunia Kali Kau Bah.. Takut Gak Makan Ya, Sampai Segitunya," ucap arnoldakbar92.

"Ah ngibulin..jaman dulu aman aman aja ..," ujar engkichord.

"Bapak ternyata blm pas jadi juru bicara... walaupun saya gak suka dengan radikalisme,tp gak bijak banget statement Bapak... provokatif menyikapi suasana sehingga makin membuat masyarakat terpancing emosinya... tolong sejukan suasana yg lg panas ini agar permasalahan satu persatu terurai dan terselesaikan dg damai... tolong Pak... tolong... sekali lagi tolong... kami butuh kedamaian...," ungkap jamil_barekanet.