Facebook Makin Ganas, 2 Juta Iklan Pengacau Pilpres AS Dibasmi

Minggu, 18 Oktober 2020 – 18:31 WIB

Facebook

Facebook

JAKARTA, REQnews - Facebook semakin menunjukkan sikap tegasnya dalam menjaga kondusifitas di jagat media sosial selama tahapan Pilpres Amerika Serikat berlangsung, hingga puncaknya 3 November 2020 mendatang.

Terbaru, Facebook melaporkan telah melakukan penghapusan terhadap 2,2 juta iklan serta 120 ribu unggahan, termasuk di Instagram, yang dianggap berupaya menghalangi proses pemungutan suara.

Mengutip AFP, Minggu 18 Oktober 2020, Wakil Presiden Facebook Nick Clegg berkata, selain penghapusan, pihaknya juga memberi peringatan sekaligus 150 juta contoh informasi hoaks yang beredar di dunia maya, dan patut diwaspadai.

"35 ribu karyawan menjaga keamanan platform kami dan berkontribusi untuk pemilihan presiden," kata Clegg.

"Kami juga telah menjalin kemitraan dengan 70 media khusus termasuk lima di Prancis untuk memverifikasi informasi," ujarnya menambahkan.

Ia juga menyebut, Facebook menggunakan kecerdasan buatan yang mampu menghapus miliaran akun palsu dan unggahan berbau hoaks hanya dalam waktu singkat, bahkan sebelum sempat dilaporkan oleh pengguna lainnya.

Laporan ini sengaja disampaikan Clegg, beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menegur Facebook dan Twitter karena memblokir tautan ke artikel New York Post yang mengkritik rivalnya, Joe Biden.

Artikel New York Post tersebut mengungkap dugaan korupsi yang dilakukan Biden bersama putranya Hunter Biden. New York Post diketahui memiliki email yang berisi tentang Hunter Biden yang memperkenalkan ayahnya, saat itu menjabat Wakil Presiden AS, kepada seorang eksekutif puncak di sebuah perusahaan energi Ukraina Burisma.