Perangi Hoaks COVID-19, Johnny G Plate Curhat ke CEO Youtube

Senin, 19 Oktober 2020 – 01:00 WIB

Ilustrasi Hoaks (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Hoaks (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Banyak cara dilakukan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate untuk menangkal hoaks alias berita bohong selama pandemi COVID-19. Salah satunya menghubungi para pejabat eksekutif platform media sosial.

Tercatat, Kemenkominfo menemukan 1197 isu disinformasi yang tersebar di empat platform digital dengan sebaran sebanyak 2020 dan sekitar 1759 di antaranya sudah diblokir. Dia merinci, sebaran ini antara lain sebanyak 1497 di Facebook, 20 isu di Instagram, 482 di Twitter dan 21 kasus di YouTube 21.

“Hampir semua pimpinan, pemilik atau eksekutif dari platform media sosial saya sudah hubungi yang di Amerika Serikat. Terakhir yang saya berbicara dengan Susan Wojcicki, CEO YouTube, yang memberikan komitmen kuat di grupnya untuk bersama-sama mengatasi COVID-19 dalam ruang digital atau hoaks di Indonesia,” kata Johnny G Plate di Jakarta, Minggu 18 Oktober 2020.

Ia menyebut jika Kemenkominfo bersama YouTube pada Juni lalu sudah menyatakan kesepakatan mengenai arti penting kerja sama penanganan konten untuk melawan disinformasi atau hoaks. Pihaknya pun bekerja sama dengan kepolisian melakukan patroli siber yang dilakukan 24 jam setiap hari untuk menemukan produsen dan penyebar hoaks.

Saat ini, tercatat sudah 104 orang yang menyandang status tersangka dan 17 di antaranya sudah ditahan di Bareskrim dan kantor polisi daerah di Indonesia. “Kami bersama Bareskrim Polri bekerja melalui patroli cyber-nya Kominfo sehari 24 jam, ada 3 shift di sana, tujuh hari seminggu. Tidak ada tanggal merah,” ujar Johnny.

Pemerintah melalui Kemenkominfo sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berkomitmen memberikan sanksi tegas pada pelaku penyebar hoaks yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), berupa pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Di luar isu hoaks mengenai COVID-19, dia mengapresiasi kemampuan adaptasi masyarakat di tanah air menerapkan protokol kesehatan. Johnny berharap, ada tokoh-tokoh panutan masyarakat yang untuk terus mereka masyarakat menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.