Jelaskan UU Ciptaker, Jokowi Utus Sosok Ini ke MUI dan NU

Senin, 19 Oktober 2020 – 08:01 WIB

Presiden Joko Widodo (foto: istimewa)

Presiden Joko Widodo (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Presiden Joko Widodo sepertinya tak ingin banyak pihak salah paham soal Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang belakangan ini memicu kontroversi. Ia pun lantas mengutus salah satu menterinya ke beberapa pihak yang diketahui kontra dengan regulasi baru tersebut, di antaranya MUI dan NU.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Setpres Bey Triadi mengatakan, untuk menjelaskan sekaligus mengantar naskah UU Ciptaker tersebut, Jokowi mengutus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Bapak Pratikno bertemu dengan pimpinan NU dan MUI. Pak Mensesneg diperintah langsung oleh Presiden Jokowi," kata Bey di Jakarta, Minggu 18 Oktober 2020.

Bey menjelaskan, Pratikno langsung mendatangi kediaman Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj dan Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi. Rencana selanjutnya, Mensesneg juga akan bertandang kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Menurut Bey, dokumen UU Ciptaker yang diserahkan ke NU dan MUI adalah naskah final yang diterima Jokowi pada 14 Oktober 2020 lalu dari DPR RI.

Ia menegaskan, pemerintah akan selalu terbuka menerima masukan dari semua lapisan masyarakat, baik akademisi, organisasi masyarakat, serikat pekerja, dan masyarakat. Masukan itu akan ditampung dalam menyusun aturan turunan dari Omnibus Law.

"Pemerintah memang segera menyusun sejumlah peraturan pemerintah (pp) dan peraturan presiden (perpres) sebagai peraturan pelaksana UU Cipta Kerja. Jadi masukan untuk penyusunan pp dan perpres tersebut," ujarnya.