33 Orang Diduga Kelompok Anarko Ditangkap Polisi

Rabu, 21 Oktober 2020 – 03:01 WIB

Kelompok Anarko (Foto:Istimewa)

Kelompok Anarko (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Polda Metro Jaya mengamankan 33 orang diduga kelompok anarko ketika unjuk rasa UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa 20 Oktober 2020.

"Sampai saat ini ada sekitar 33 orang yang kami amankan, ini kami amankan bukan kami tangkap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Selasa, 20 Oktober 2020.

Perihal alat bukti, pihak kepolisian masih menelusurinya apakah mereka yang diamankan membekali diri dengan peralatan untuk memicu kerusuhan atau tidak.

Sementara kata dia, jalannya aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang disampaikan aliansi BEM SI dan buruh berjalan dengan tertib tanpa kerusuhan.

Kepolisian mengatakan kelompok anarko maupun pelajar yang terlibat dalam aksi hingga pukul 16.12 WIB masih minim terlibat.

"Sementara sampai saat ini untuk keterlibatan para pelajar ataupun kelompok anarko tidak sebesar beberapa hari sebelumnya," kata Nana.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memberikan ultimatum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) dan mencabut UU Cipta Kerja.

Presiden diberikan waktu selama 8 x 24 jam terhitung sejak hari ini, Selasa, 20 Oktober 2020.

"Kami mendesak Presiden mengeluarkan Perppu. Kami memberikan waktu 8 x 24 jam kepada presiden membuat keputusan, sejak ultimatum ini dibacakan," kata orator di atas mobil komando, kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.