Kombes Erdi: Brigadir A Dikeroyok Simpatisan KAMI, Satu Mahasiswa

Rabu, 21 Oktober 2020 – 18:30 WIB

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi (Foto: Istimewa)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Malang benar Brigadir A saat mengamankan aksi demo penolakan UU Cipta Kerja di Bandung, Kamis 8 Oktober lalu. Anggota Polri ini dianiaya oleh para pelaku ketika hendak mengejar demonstran ke sebuah rumah yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung.

Namun apa daya, Brigadir A justru disandera ketika hendak keluar dari rumah. Pintu gerbang justru ditutup hingga terjadi aksi penganiayaan. Kepala korban dipukul menggunakan sekop.

Mengetahui anggotanya disekap dan dianiaya, Polda Jawa Barat langsung menurunkan tim untuk mengungkap kasus ini. Alhasil, mereka menetapkan tiga tersangka baru kasus penganiayaan dan penyekapan Brigadir A.

Tiga tersangka tersebut antara lain IR (37), MYR (23), dan URJ (24). Diakuinya, mereka merupakan simpatisan KAMI Jabar.

Tak cuma simpatisan, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan satu dari tiga pelaku itu yakni MYR berstatus sebagai mahasiswa.

Sayangnya, Erdi tak menyebutkan secara rinci asal perguruan tinggi dari pelaku. Adapun tiga pelaku diamankan lantaran turut melakukan penganiayaan pada Brigadir A.

"Mereka perannya sama pengeroyokan, satu pekerjaannya mahasiswa, dua lagi swasta," kata dia di Mapolda Jabar, Rabu 21 Oktober 2020.

Sementara terkait dengan kondisi A, Erdi mengatakan, kondisinya sudah mulai membaik namun masih perlu menjalani perawatan. Dengan begitu, korban belum dapat bertugas sebagaimana biasanya. Menurut dia, korban menderita luka di bagian kepalanya.

"Alhamdulillah, sudah mulai membaik, tapi masih perlu perawatan ya. Belum mulai bertugas," ucap dia.