Hasil TGPF Intan Jaya Diumumkan, Brigjen Awi: Kita Hormati Hasilnya

Kamis, 22 Oktober 2020 – 12:32 WIB

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Foto:Istimewa)

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Polri masih menunggu hasil investigasi dari internal terkait kasus penembakan pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua. Meski tim gabungan pencari fakta (TGPF) bentukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD telah mengumunkan hasil kerja mereka.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan Polri bekerja sesuai fakta hukum. TGPF sebelumnya menemukan dugaan keterlibatan pihak aparat keamanan dalam kasus pembunuhan ini. Awi mengatakan Polri menghormati hasil temuan itu.

"Kita hormati apa pun hasilnya, kita lihat," kata Awi, di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.

Dugaan keterlibatan aparat dalam kasus penembakan pendeta Yeremia disampaikan Mahfud MD. Mahfud menyebut dugaan itu merupakan hasil penyelidikan di lapangan.

"Informasi dan fakta yang dikumpulkan di lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan aparat. Walaupun ada juga kemungkinan dilakukan pihak ketiga,” kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

Mahfud meminta kepolisian dan kejaksaan menyelesaikan kasus ini tanpa pandang bulu. Mereka yang terlibat harus diproses hukum. "Pemerintah meminta Kompolnas untuk mengawal kasus. Laporan TGPF ini bisa menjadi bahan dalam rangka pro justicia," ujar dia.