Bikin Malu Kapolri, Brigadir JH Diduga Jual Senapan Serbu ke KKB

Jumat, 23 Oktober 2020 – 18:30 WIB

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Foto: Istimewa)

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Oknum Brimob, Brigadir JH diduga terlibat jual-beli senapan serbu di Nabire. Parahnya, senjata itu kemungkinan dijual ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Menurut Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, aksi Brigadir JH itu digagalkan tim gabungan TNI-Polri. "Memang benar tim gabungan berhasil mengagalkan jual-beli senjata api yang melibatkan anggota Brimob, yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura," katanya di Jayapura, Papua, Jumat 23 Oktober 2020.

Saat ini, lanjut Waterpauw, pihaknya sedang mendalami motif pelaku termasuk kemungkinan senapan serbu itu dipakai untuk memperkuat kelompok bersenjata. Diakuinya, informasi tentang jual-beli senjata api sudah lama terendus, namun baru kali ini terungkap.

"Dari pengakuan rekannya yang menjadi perantara, sudah enam kali terjadi aktivitas jual beli senjata api," kata Waterpauw.

Senapan serbu itu pun diduga bakal digunakan orang atau kelompok untuk menganggu kamtibmas juga menembak warga sipil dan aparat keamanan. Adapun dua pucuk senapan serbu yang disita yakni jenis M-16 dan M4.

Terkait dugaan keterlibatan KKB dalam transaksi jual beli senapan ini, Waterpauw menjawab, "Sabar ya, karena penyidik masih mendalami sambil menunggu salah seorang saksi mantan anggota TNI yang saat ini dalam perjalanan ke Jayapura."