Bukan Konspirasi, Tapi Gegara 5 Tukang Asyik Merokok di Lantai 6 Kejagung

Jumat, 23 Oktober 2020 – 15:55 WIB

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo akhirnya menjawab aneka macam teori konspirasi terkait kebakaran di Kejagung. Sebelumnya banyak yang menyebut jika gedung kebanggaan korps Adhyaksa itu sengaja dibakar karena berkas penting hingga kasus Djoko Tjandra, dan ada juga dugaan karena

Semua dugaan itu pun kini dipatahkan Mabes Polri. Ferdy menyebut jika penyebab kebakaran di Kejagung dipicu karena ulah pekerja yang lalai merokok di dalam gedung.

"Ada 5 tukang di lantai 6. Di ruangan kepegawaian. Apa aktivitas mereka? Selain pekerjaan, mereka juga melakukan kegiatan yang tak boleh dilakukan. Mereka merokok di tempat bekerja," kata Ferdy Sambo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 23 Oktober 2020.

Diungkap Ferdy, di lokasi kejadian terdapat banyak bahan mudah terbakar seperti tinner, dan lainnya. Penyebab awal karena kelalaian dari 5 tukang bekerja di aula arusnya tidak melakukan kegiatan merokok.

Dalam kasus ini, Mabes Polri sudah menetapkan 8 tersangka terkait kebakaran di Kejagung pada 23 Agustus lalu yang menghabiskan gedung 6 lantai. Termasuk Direktur Utama PT Arkan, selaku pemilik merek Top Cleaner dan PTK Kejagung.

Terkait pertanyaan apa benar rokok menjadi penyebab, Ferdy menjawab,"Kami mendalami koordinasi dan rapat ahli dari UI. Apakah bisa menyulut api? Api dari open flame bisa menyebabkan bara api bisa dari api rokok."