Belum Ditahan, Begini Kondisi 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Sabtu, 24 Oktober 2020 – 06:01 WIB

Gedung Kejaksaan Agung yang terbakar (foto: istimewa)

Gedung Kejaksaan Agung yang terbakar (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polri menyebut delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga saat ini belum ditahan dan baru sebatas menjalani pemeriksaan.

"Belum ditahan, kan baru mau dipanggil," kata Ditipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo di Jakarta, Jumat 23 Oktober 2020.

Ia berkata, hal itu menjawab tanda tanya, dimana delapan orang tersebut saat Polri mengumumkan penetapan tersangka di Gedung Bareskrim.

Ferdy mengaku, ia tak bisa menjelaskan lebih banyak soal rencana pemeriksaan yang akan dilakukan terhadap kedelapan tersangka oleh penyidik. Namun, tak menutup kemungkinan, bahwa kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut.

"Nanti kita lihat, penyidikan dari saintifik dan ahli kan sudah seperti itu, tidak boleh menduga-duga. Dan ini bisa kami pertanggungjawabkan kok," ujarnya.

Seperti diketahui, delapan tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini terdiri dari berbagai macam profesi, mulai dari kuli bangunan, mandor, hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kejagung, serta pihak swasta yakni Direktur Utama PT APM.

Menurut polisi, kebakaran diduga akibat bara api dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh kuli bangunan ke dalam polybag, yang berisi material-material mudah terbakar.

Kini, para tersangka dijerat pasal 188 jo 55 dan 56 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama lima tahun.