Maju Pilgub Kaltara, Zainal Arifin Resmi Mundur dari Polri

Sabtu, 24 Oktober 2020 – 13:01 WIB

 Zainal Arifin Paliwang (Foto:Istimewa)

Zainal Arifin Paliwang (Foto:Istimewa)

KALIMANTAN, REQNews - Calon Gubernur Kalimantan Utara nomor urut tiga, Zainal Arifin Paliwang mengundurkan diri dari anggota Polri pada tanggal 5 Oktober 2020. Dan surat pengunduran dirinya telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Alhamdulillah tadi saya sudah cek ke Sekretaris Militer bahwa surat saya mundur dari anggota Polri sudah ditandatangani Bapak Presiden pada 5 Oktober 2020," kata Zainal di Tarakan, Jumat, 23 Oktober 2020.

Saat ini dia tinggal menunggu petikan surat keputusan presiden tersebut. Sebelum tanggal 9 November 2020 yang ditentukan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Mengenai surat pemberhentian dengan hormat dari anggota kepolisian jika sudah diterima, Zainal segera menyerahkannya ke KPU Provinsi Kaltara.

Semestinya, Zainal pensiun sebagai anggota Polri pada 1 Januari 2021.

Sebelum maju di Pilgub Kaltara, dia menjabat Wakil Kapolda Kaltara kemudian mutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Polri.

Ketentuan terkait anggota TNI-Polri, DPR, DPRD, DPD, danaparat sipil negara (ASN) wajib mundur diatur Pasal 69 PKPU Nomor 3 Tahun 2017. Calon dari kelompok ini wajib menyampaikan keputusan pejabat yang berwenang tentang pemberhentian paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara.

Pilgub Kaltara diikuti tiga pasangan calon. Mereka ialah Udin Hiangio-Undunsyah (U2OK), Irianto Lambrie-Irwan Sabri (IRAW), dan Zainal Arifin Paliwang-Yansen Tipa Padan