IFBC Banner

12 ABG Palu Diciduk di Losmen, Lurah: Lagi Asyik Hm Hm Enak

Minggu, 25 Oktober 2020 – 12:04 WIB

12 ABG Terjaring Operasi Pekat

12 ABG Terjaring Operasi Pekat

JAKARTA, REQnews - Sabtu 24 Oktober 2020 malam Satgas K5 Birobuli Selatan jackpot menyergap 12 ABG bukan suami-istri. Mereka terjaring dalam operasi pekat Satuan Tugas Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan (K5) Kelurahan Birobuli Selatan Kota Palu.

Awalnya, operasi yang melibatkan tim satgas terdiri Tentara Nasional Indonesia (TNI), polisi, lembaga adat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dikhususkan untuk penerapan disiplin penerapan protokol COVID-19. Hasilnya mereka justru mengamankan 12 orang pasangan tengah berbuat asusila dan mesum di salah satu penginapan di kelurahan tersebut.

"Sebagian besar masih 'anak baru gede' (ABG) dan berdomisili di Kota Palu. Alasan mereka berada di dalam kamar di hanya ngobrol dan tidak melakukan apa-apa. Hampir sebagian besar yang diamankan tidak memakai masker," kata Penanggung jawab Satgas K5 selaku Lurah Birobuli Selatan Hisyam Baba.

Selama ini, diakui Hisyam, warga sekitar resah sebab hampir setiap malam banyak ABG bermalam penginapan itu dan dicurigai menjadi tempat berbuat asusila dan mesum.

"Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kendaraan motor milik mereka kami tahan amankan. Mereka dipersilakan pulang dan kembali harus menghadap satgas K5 dan lembaga adat serta pihak kelurahan pada Senin pekan depan di kantor kelurahan," ujarnya.

Mereka, lanjutnya, akan diberikan pembinaan dan sanksi sosial agar tidak mengulangi perbuatan tercela dan melanggar protokol COVID-19.

"Kami berharap langkah tersebut memberikan efek jera kepada mereka agar tidak diulangi dan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak berduaan apalagi di penginapan atau hotel dengan lawan jenis yang bukan pasangan atau keluarga," ujarnya. 

Hisyam memastikan pihaknya bersama tim satgas akan terus melakukan kegiatan-kegiatan serupa demi menciptakan kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan di wilayah itu.

Sementara itu pihaknya juga akan memberikan sanksi administratif kepada pemilik penginapan yang membiarkan kegiatan asusila dan mesum di tempat.