Perintah Kapolri, Usut Tuntas Peredaran Senjata Ilegal ke KKB Papua

Minggu, 25 Oktober 2020 – 23:01 WIB

Polri janji ungkap peredaran senjata ilegal (Foto: Istimewa)

Polri janji ungkap peredaran senjata ilegal (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polri berjanji bakal mengungkap peredaran senjata api ilegal di Papua. Hal ini menyusul penangkapan oknum anggota Polri dan mantan anggota TNI yang terlibat dalam penyelundupan senjata api ilegal ke kelompok bersenjata.

Saat ini proses penyelidikan terkait kasus tersebut masih berlangsung. Polri pun mendalami siapa otak dari penyelundupan senjata api ilegal ini ke kelompok bersenjata.

"Proses penyelidikan saat ini masih berlangsung, termasuk untuk mengetahui siapa yang mengendalikannya dan siapa yang menerimanya," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu 25 Oktober 2020.

Sesuai perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Polri akan menindak siapa pun yang terlibat dalam peredaran senjata api ilegal di Tanah Papua. Termasuk anggota TNI-Polri.

"Prinsipnya sesuai perintah Bapak Kapolri bahwa Polri akan menindak tegas. Siapa pun tanpa pandang bulu akan diproses secara hukum," ujarnya. 

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpaw mengungkap terdapat peredaran jual beli senjata api ilegal yang melibatkan oknum anggota Polri Bripka JH.

Pelaku ditangkap di Nabire dengan barang bukti dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4. Selain JH, polisi juga menangkap dua warga sipil yang salah satunya adalah mantan anggota TNI.

Selanjutnya Bripka JH, mantan anggota TNI, dan satu warga sipil ditahan di Rutan Brimob Polda Papua sembari menunggu proses hukum ketiganya yang masih dalam tahap penyelidikan.