Adian Napitupulu Sebut Erick Thohir Ingin Jadi Presiden

Minggu, 01 November 2020 – 00:00 WIB

Adian Natipulu dan Erick Thohir (Foto:Istimewa)

Adian Natipulu dan Erick Thohir (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Politisi PDI-Perjuangan Adian Natipulu menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut ada menteri yang mempunyai hasrat maju sebagai Capres 2024. Adian Natipulu menyebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pasalnya, menurut Adian, rekam jejak ambisius orang nomor satu di BUMN itu menjadi presiden di 2024 bisa dengan mudah didapatkan di media sosial.

Demikian disampaikan oleh Adian dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 30 OKtober 2020.

“Siapa menteri yang dimaksud Sekjen PDI Perjuangan? Menurut saya barangkali menteri tersebut boleh jadi mengarah pada Erick Thohir,” ujarnya.

“Pembagian sembako dan beras dalam bungkus yang berisi tulisan terkait pencapresan Erick di 2024, termasuk juga promosi Erick Thohir di sosial media juga di konten konten Youtube mudah didapatkan,” lanjutnya.

Begitu pula, kata Adina, dengan terbentuknya relawan pendukung bos club bola Inter Milan itu dengan deklarasi Erick for Presiden di 2024.

“Contohnya, terbentuknya relawan pendukung Erick Thohir, adanya deklarasi Erick for Presiden 2024,” tutur Adian.

Tak hanya itu, dalam satu bulan terakhir ini ribuan spanduk puja puji terhadap Erick Thohir bertebaran di berbagai kota.

Ia mangatakan, spanduk itu dipasang dalam rentang waktu berdekatan dengan maraknya aksi aksi Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) yang ditujukan pada DPR dan Presiden Joko Widodo.

“Spanduk puja puji itu sungguh tidak relevan dengan situasi hari ini dan tidak etis di pasang disaat Erick masih menjabat sebagai Menteri terlebih lagi spanduk itu tersebar disaat pandemi dan bersamaan dengan demonstrasi-demonstrasi yang marak,” jelasnya.

Menurutnya, maraknya spanduk dukungan untuk Erick Thohir justru memperlihatkan langkah ambisius yang menempatkan hati nurani di urutan terakhir.

Terlebih lagi, saat ini pemerintah sedang menghadapi pandemi COVID-19 dan resesi ekonomi.

“Dalam situasi ini sebaiknya Menteri fokus pada bidang kerjanya dan bergotong royong menjaga Presiden,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung agar para menteri sebaiknya tidak perlu melakukan pencitraan, apalagi jika tujuannya untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Sebab soliditas dan daya juang para menteri di tengah pandemi COVID-19 sangat penting.